Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting bagi setiap individu. Kita belajar dan bertumbuh untuk menjadi yang lebih baik, salah satunya melalui pendidikan. Karakter dan etika yang kita miliki saat ini juga merupakan bagian dari pendidikan yang kita dapatkan selama ini. Angka pendidikan yang dimiliki oleh anak-anak Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Terutama di jenjang pendidikan tinggi, baik sarjana maupun pascasarjana.

Namun saat ini pemerintah tengah gencar memberikan banyak bantuan pendidikan berupa beasiswa untuk mahasiswa sarjana maupun pascasarjana. Berbicara mengenai pascasarjana, Institut Teknologi Bandung (ITB) mengadakan acara Open House Pendidikan Pascasarjana  ITB 2019 yang berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 30 dan 31 Maret 2019. Acara ini dilaksanakan di Aula Barat, ITB mulai pukul 08.00-16.00 WIB setiap harinya. Acara ini ditujukan untuk memperkenalkan semua fakultas dan sekolah yang ada di ITB kepada yang berminat untuk melanjutkan studi pascasarjana di ITB. Tidak hanya itu, di sana juga dipaparkan mengenai berbagai beasiswa yang dapat digunakan selama masa studi pascasarjana. Peserta yang hadir pun berasal dari beragam daerah.

Gambar 1. Panggung Open House Pendidikan Pascasarjana ITB 2019 (Sumber: md)

Setiap Fakultas dan Sekolah memiliki stand masing-masing. Hal ini ditujukan agar para pengunjung dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program studi yang dituju. Selain itu setiap fakultas dan sekolah memiliki kesempatan untuk melakukan presentasi terkait program studi yang ada di dalamnya. Jadwal presentasi setiap fakultas dan sekolah dibagi menjadi dua, yaitu tanggal 30 dan 31 Maret 2019. Untuk tanggal 20 Maret 2019 terdapat presentasi dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana dan Profesi (DEKTM ITB), Informasi Beasiswa Kemenristek, Informasi Beasiswa Unggulan, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), dan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM). Untuk tanggal 31 Maret 2019 terdapat pemaparan dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Sekolah Farmasi (SF), DEKTM ITB, Informasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Informasi Beasiswa Unggulan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Seni Rupa dan Desain, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang di dalamnya terdapat Program Studi Astronomi.

Gambar 2. Stand FMIPA ITB (Sumber: md)

Di setiap stand fakultas dan sekolah terdapat perwakilan mahasiswa pascasarjana yang bertugas untuk memberikan informasi terkait program studinya kepada para pengunjung yang bertanya. Untuk stand pascasarjana astronomi diwakilkan oleh Fargiza Abdan, Audita Nimas, Achmad Zainur, dan Laksmiyanti Annake. Menurut mereka penanya yang datang ke stand program studi cukup beragam, ada yang berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).

Salah satu dari penanya ada yang sudah tertarik dengan Tata Surya karena saat sarjana sudah pernah melakukan pemodelan Tata Surya. Kemudian diajukan pertanyaan pula terkait Tata Surya, seperti, apa saja riset Tata Surya yang ada di pascasarjana astronomi? Untuk riset Tata Surya kurang lebih terdapat tiga topik bahasan, yaitu Matahari, Planetary Science, dan Sistem Bumi-Bulan-Matahari. Untuk topik Matahari, kita dapat membahas mengenai cuaca antariksa, siklus bintik Matahari, pemodelan angin Matahari, dan lain-lain. Untuk Planetary Science kita dapat membahas mengenai pemodelan permukaan asteroid, pemodelan orbit Tata Surya, dan lain-lain. Untuk Sistem Bumi-Bulan-Matahari kita dapat membahas mengenai kalender, etnoastronomi, dan arkeoastronomi.

Gambar 3. Potret Antusiasme Pengunjung di Stand FMIPA (Sumber: md)

Gambar 4. Potret Antusiasme Pengunjung di Stand FMIPA (Sumber: md)

Selain itu beberapa pengunjung juga bertanya terkait perbedaan jalur yang ada di pascasarjana astronomi, yaitu Pendidikan dan Pengembangan Astronomi (PPA) dan Astrofisika Lanjut (AL). Ada juga pertanyaan terkait hal-hal teknis seperti administrasi pendaftaran pascasarjana astronomi, baik mengenai timeline, materi tes yang diujikan, berkas-berkas pendaftaran yang harus dipenuhi, dan lain-lain. Beberapa dari pengunjung ada yang tertarik untuk mendaftar ke PPA, hal ini dikarenakan basic pendidikan sebelumnya bukan dari astronomi namun tetap tertarik dengan astronomi.

Program studi astronomi juga dipaparkan dalam presentasi yang dibawakan oleh Prof. Abdul Waris, M. Eng., Ph. D. selaku wakil dekan akademik FMIPA ITB. Beliau memaparkan semua program studi yang ada di FMIPA ITB, yaitu matematika, fisika, kimia, dan astronomi. Beliau memaparkan terkait aturan, sistem perkuliahan, dosen-dosen di masing-masing program studi, dan lain-lain. Para pengunjung sangat antusias menyimak pemaparan terkait FMIPA ini.

Secara keseluruhan acara Open House Pendidikan Pascasarjana ITB 2019 ini juga dimeriahkan oleh pembagian doorprize atau hadiah kepada para pengunjung. Untuk mendapatkan hadiah, pengunjung diharuskan mengikuti tantangan berupa mengunggah foto semenarik mungkin di booth ITB dengan #OpenHousePascasarjanaITB2019. Foto dengan likes terbanyak akan mendapatkan hadiah. Dengan berakhirnya acara ini diharapkan bagi yang berminat untuk melanjutkan studi pascasarjana di ITB mendapatkan informasi lengkap dan gambaran terkait program studi yang dituju.