Siang tanggal 25 Juli 2018, Program Studi Astronomi ITB kembali mengadakan kolokium dengan mengundang pembicara dari University of Manchester, Dr. Rene Breton. Kolokium diselenggarakan di Ruang Seminar Gedung CAS lantai 6 dan dihadiri oleh dosen beserta sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi. Dalam kesempatan ini Dr. Breton menyampaikan penelitiannya dalam presentasi yang bertajuk Einstein’s Relativity: Tested to the Limit with Pulsars.

Dalam kolokiumnya Dr. Breton menyampaikan bagaimana pengujian teori relativitas Einstein bisa dilakukan dengan pengamatan pulsar. Pulsar merupakan salah satu jenis bintang neutron dengan densitas amat tinggi, berpulsasi memancarkan gelombang radio, dan berotasi secara periodik dengan kecepatan tinggi hingga menimbulkan medan magnet. Pulsasi yang dihasilkan dari pulsar seringkali diasosiasikan dengan pancaran sinar dari mercusuar. Oleh karena itu lah pulsar ini dianggap sebagai mercusuar alam semeta.

Teori relativitas umum Einstein yang dipublikasikan pada tahun 1915 terbukti dapat menjelaskan berbagai fenomena alam yang tidak bisa dijelaskan dengan teori gravitasi Newton. Salah satunya adalah perubahan orbit Merkurius yang semula diduga akibat perturbasi dari objek lain. Dalam teori relativitas umum, gravitasi dideskripsikan sebagai kelengkungan ruangwaktu yang disebabkan oleh benda masif seperti planet, bintang, dsb. Ruangwaktu juga bisa bergelombang akibat tumbukan dua objek masif seperti lubang hitam dan bintang neutron. Fenomena ini kemudian disebut sebagai gelombang gravitasi dan telah terbukti keberadaannya lewat deteksi yang dilakukan oleh Advanced LIGO dan Advanced VIRGO.

Pulsar sebagai penguji relativitas umum dapat dilihat dari pergeseran kedatangan waktu emisi sebagai konsekueni dari adanya gelombang gravitasi terhadap ruangwaktu. Apabila terdapat beberapa pulsar dalam suatu daerah, maka ia dapat dilihat sebagai fluktuasi pada Alam Semesta sebagaimana halnya radiasi latar belakang (cosmic microwave background radiation).

Dr. Rene Breton adalah seorang astronom dari Jodrell Bank Centre for Astrophysics, University of Manchester. Meski penelitiannya fokus kepada pengamatan pulsar dan bintang neutron, Dr. Breton juga berkutat dalam penerapan teori sehingga ia menyebut dirinya sebagai observer and applied theorist. Kunjungan Dr. Breton kali ini juga terkait dengan pembangunan Observatorium Nasional yang sedang berlangsung di Timau, NTT.