Latar Belakang
Kelahiran Asteroid Day diawali pada tahun 2014 melalui kolaborasi dalam beberapa kegiatan oleh pada pendiri utama, yaitu: Dr. Brian May, Danica Remy, Grigorij Richters, dan Rusty Schweickart. Dalam tempo singkat kegiatan ini berkembang cepat menjadi gerakan dunia dalam meningkatkan kepedulian akan upaya keselamatan Bumi dari ancaman benda langit yang dapat menabrak. Konferensi pers peluncuran dilakukan serentak di London dan San Francisco pada 3 Desember 2014 untuk melahirkan Asteroid Day 2015 pada 30 Juni sebagai peringatan atas peristiwa Tunguska 1908 di Siberia.

Sejalan dengan ini, suatu kampanye Deklarasi 100x Asteroid digulirkan. Kampanye ini dimaksudkan untuk meningkatkan laju penemuan asteroid hingga 100 ribu (100x) per tahun dalam dekade mendatang. Survei asteroid saat ini menemukan sekitar 1500 asteroid per tahun yang dapat mendekati Bumi. Para ahli memprediksi bahwa Bumi akan kembali mendapat tabrakan skala-besar
pada suatu hari di masa depan, yang waktunya tidak diketahui.

Tujuan
Mengkampanyekan agar masyarakat peduli dan mengetahui tentang ancaman tabrakan asteroid dan benda buatan, dan upaya kita untuk menjaga planet Bumi, keluarga, komunitas, dan generasi mendatang dari tabrakan ini di masa depan. Dalam skala yang lebih kecil, hal ini dilakukan dalam lingkungan akademik dengan mengundang publik di sekitar Bandung.

Peserta
Klub-klub astronomi di perguruan tinggi dan sekolah, dan komunitas lainnya, serta terbuka untuk publik.

Nara sumber
– Astronomi FMIPA – ITB
– Pussainsa LAPAN

Penyelenggara
Diselenggarakan oleh Program Studi dan Kelompok Keilmuan Astronomi ITB, Himpunan Mahasiswa Astronomi (Himastron) ITB, dan Himpunan Astronomi Indonesia pada tanggal 10 Agustus 2017 di Gedung CAS Lantai 6 ITB, Jalan Ganesha 10 Bandung.