Rabu, 19 Agustus 2020, Program Studi Astronomi ITB untuk jenjang sarjana menyelenggarakan pertemuan perdana dengan mahasiswa angkatan 2019 yang baru saja ditempatkan di Prodi Astronomi. Pertemuan tersebut adalah pertemuan rutin yang diadakan tiap tahun untuk memperkenalkan lingkungan belajar Prodi Astronomi, sekaligus menjadi pembuka untuk semester ganjil tahun akademik 2020-2021. Akan tetapi, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pertemuan kali ini terpaksa dilaksanakan secara daring akibat dari pandemi Covid-19. Namun hal tersebut tak menyurutkan niat mahasiswa baru Prodi Astronomi untuk mengikuti pertemuan perdana tersebut. Total 49 dari 50 mahasiswa tercatat hadir dalam pertemuan perdana ini.

Pertemuan ini sendiri dilaksanakan pada pukul 08.30 WIB dengan bantuan platform Google Meet. Namun sebelum pertemuan dimulai, peserta disuguhkkan dengan sebuah video yang memperkenalkan Gedung Center for Advanced Sciences atau yang biasa dikenal sebagai Gedung CAS, yaitu gedung tempat mahasiswa astronomi belajar. Di video tersebut peserta diajak berkeliling di sekitar Gedung CAS, yang tujuannya adalah menunjukkan jalur mana saja yang dapat ditempuh untuk menuju gedung tersebut.

Tepat ketika pukul 08.30 WIB, pertemuan tersebut secara resmi dibuka dan dipandu langsung oleh Bapak Budi Dermawan selaku ketua program studi Astronomi ITB untuk jenjang sarjana. Turut hadir pula Bapak Chatief Kunjaya, Bapak Ferry Simatupang, dan Ibu Endang Soegiartini selaku dosen wali akademik yang akan membimbing mahasiswa astronomi angkatan 2019 selama dua tahun ke depan.

Pertemuan tersebut dibuka dengan sebuah video lagi. Kali ini, video tersebut mengajak peserta untuk menjelajahi gedung CAS lantai enam, tempat kegiatan pembelajaran astronomi dilakukan. Dalam sesi ini, peserta juga ditekankan untuk menjaga bersama keamanan gedung CAS. Setelah itu, peserta juga diperkenalkan kepada tenaga kependidikan yang bertugas, antara lain bagian tata usaha, bagian penelitian, serta bagian perpustakaan.

Kemudian, peserta diperkenalkan dengan dokumen prosedur operasional standar yang berlaku bagi mahasiswa astronomi ITB. Dokumen tersebut berisi berbagai hal yang bermanfaat bagi mahasiswa, mulai dari tata cara pengambilan mata kuliah hingga permohonan pengambilan jalur fast track agar mahasiswa dapat langsung menempuh pendidikan pasca sarjana tepat setelah lulus program sarjana. Dokumen tersebut telah dicantumkan di laman resmi Astronomi ITB, sehingga mahasiswa diharap untuk mengunduh serta mencermati isi dokumen demi kelancaran kegiatan akademik mereka selama tiga tahun ke depan.

Setelah perkenalan selesai, peserta kembali ditekankan untuk menjaga norma dan etika yang berlaku di sekitar lingkungan gedung CAS lantai enam. Norma dan etika yang dimaksud adalah hal-hal yang mungkin terlihat sederhana, seperti tidak menghalangi jalan, meletakkan ransel di lantai ketika berada di lift, atau sekedar tidak membuang sampah sembarangan. Namun, penting untuk menekankan hal tersebut demi menjaga kenyamanan setiap orang dalam berkegiatan di lingkungan Gedung CAS, terutama di lantai enam.

Di penghujung acara, masing-masing dosen wali akademik memberikan beberapa pesan untuk para peserta. Di sesi ini, Pak Chatief Kunjaya atau yang lebih dikenal dengan sapaan Pak Kunjaya berharap agar/ mahasiswa tidak hanya mengejar nilai selama proses pembelajaran, melainkan juga mengejar kompetensi, agar ketika lulus nanti, mahasiswa mempunyai bekal dalam hal sikap, kemampuan ilmu, serta kemampuan belajar. Senada dengan pak Kunjaya, Pak Ferry juga menekankan untuk mengejar kompetensi, bahkan untuk mahasiswa yang sebenarnya tidak berminat di bidang astronomi. Sementara bu Endang berpesan untuk tidak ragu menghubungi dosen wali akademik apabila ada masalah, serta senantiasa menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. [az]