Keberadaan Profram Studi Astronomi di Institut Teknologi Bandung secara historis tidak dapat dipisahkan dengan didirikannya Observatorium Bosscha ITB pada tahun 1923. Lahirnya Program Studi Astronomi, secara formal, ditandai dengan dikukuhkannya G.B. van Albada sebagai Guru Besar Astronomi pada tahun 1951. Saat ini Program Studi Astronomi, yang dikelola oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, menyelenggarakan program studi S1,S2 dan S3.

Astronomi adalah sebuah cabang ilmu yang sangat aktif dan berkembang pesat di dunia. Indonesia, dengan letak geografisnya yang unik, dituntut untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang bisa berkontribusi lebih banyak dalam cabang ilmu ini.

Pengalaman kerjasama secara individual maupun institusional telah diperoleh dengan lembaga-lembaga nasional (LAPAN, Planetarium dan Observatorium DKI Jaya), maupun internasional (SRON, Univ. of Amsterdam, Univ. of Leiden, Belanda; Kyoto University, The University of Tokyo, National Astronomical Observatory, Gunma Observatory, Jepang; AAO, Australia; India; USA). Dalam skala Individu tercatat staf dosen diminta menjadi referee dalam jurnal-jurnal internasional utama, serta penghargaan-penghargaan nasional maupun internasional sebagai outstanding scientist.